Apakah
kamu pernah mencintai seseorang? Apakah kamu pernah mencintai orang yang
disukai temanmu sendiri? Bagaimana rasanya? Sedih? Kecewa? Ya, itu pasti. Ini tentang
kisahku, tentang kisah cinta yang selalu pupus ditengah waktu.
Aku
menyukai dirimu dalam diamku. Apa yang harus aku lakukan? Haruskah aku bertahan
dan berjuang untuk dirimu, sedangkan kau sama sekali tidak peduli denganku. Ya aku
tau kamu tidak akan melukai hatiku karena kamu juga tidak akan melukai hati
seseorang. Aku sama dengan orang lain dimatamu, sama sekali tidak special. Apakah
kamu pernah mengerti bahwa aku benar-benar menyukaiamu? Mungkin tidak.
Awalnya
memang aku bercanda, tapi sekarang rasaku tidak sebercanda itu. Setiap hari aku
diam-diam memandangmu berkata dalam hati “Kapan aku menjadi milikmu?” Haha itu
hanya imajinasiku. Apakah kamu tau? Saat kita berfoto bersama? Itu akan menjadi
12 foto terindah dalam hidupku saat ini walaupun kamu melakukanya karena
terpaksa. Setiap hari aku memandang fotomu itu, aku benar-benar jatuh dalam
pesonamu. Entah apa, entah apa yang aku sukai dari dirimu.
Setiap
hari aku harus ekstra sabar melihatmu dengan temanku. Aku tahu aku tidak ada
apa-apanya dibanding dia. Perawakan tinggi, putih, cantik, membuat orang
terpesona dengan dia. Begitupun dirimu (mungkin). Aku sudah ikhlas kog jika
nantinya kamu menjadi miliknya. Aku ikhlas mencintaimu. Tenang saja, aku tidak
akan mengganggu hidupmu. Aku tidak menuntut cintaku terbalaskan. Aku tahu
dimana posisiku dan bagaimana diriku. Jika tidak sekarang mungkin suatu saat
ada seseorang yang membalas cintaku.
Yang
aku inginkan hanya menjadi temanmu, teman biasa tanpa kamu mengerti perasaanku
yang sebenarnya. Kita begitu jauh. Melihatku saja kamu tidak mau. Sekarang aku
benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa selain DIAM. Hanya keajaiban yang bisa
menyatukan kita nantinya. Jika tidak, mungkin ada orang lain yang mampu
menggantikan dirimu dihatiku. Yang jelas aku menyukaimu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar